Wednesday, February 22, 2006

KAMU HARUS PUNYA AMBISI...!

Kamu Harus Punya ambisi


Jam 6.40 ada Ym dari sesorang menanyakan kabarku, Ada apa nih yang bisa di shering denagn saya.? bagaimana perkembangan ilmu nya sampai di mana saat ini.? rentetan pertanyaan yang di lemparkan kepadaku yang seharusnya terlontar dari mulut Atasanku langsung, namun ini datang dari orang lain yang sekarang notabone nya bukan siapa-siapa kantor tempatku bekerja. namun banyak sekali buah tangan hasil karyanya yang sampai sekarang masih di gunakan.
Setelah ngobrol ngalor -ngidul tentang banyak hal,masih sempat ia juga memberikan nasehat untuk diriku..

Ton.. Kamu harus belajar mandir
kamu tidak boleh selalu bergantung kepada orang lain
kamu harus banyak explorasi
kamu harus banyak bertanya-tanya tentang banyak hal, kamu harus punya ambisi
sekarang boleh jadi kamu selalu bertanya, nanti akan banyak orang yang bertanya
padmu.

Dalam hati aku kagum atas segala perhatian nya pada diriku,semoga orang sebaik kamu, dan tidak pelit ilmu selalu di lindungi oleh tuhan. aku hanya bisa berdoa dari balik layar PC ku, semoga kamu dan keluargamu selalu di lindungan Nya. di berikan keceriaan hari-harinya, di mudahkan segala urusan nya. Amin .....Aminn.... Semoga

KETIKA TUHAN BERKATA TIDAK



Ketika Tuhan berkata tidak.

Pas lagi buka-buka file lama kebetulan menemukan artikel yang bagus dan harusnya relefan kita terpkan di saat sekarang ini. semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kita semuanya .Artikel ini aku dapat dari dokumen lma tahun 2003.

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah ambillah kesombonganku dariku." Allah
berkata, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus
menyerahkannya."
Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang
cacat." Allah berkata, "Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah
sementara."
Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku kesabaran." Allah berkata,
"Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi
cobaan, tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."
Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku kebahagiaan." Allah berkata,
"Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk
menghargai keberkahan itu."
Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan." Allah
berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan
mendekatkanmu pada Ku."
Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup
ini nikmat." Allah berkata, "Tidak. Aku beri kau
kehidupan supaya kau menikmati segala hal."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, Sebesar
cintaMu padaku. Allah berkata... "Akhirnya kau mengerti ...!!"
Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah
memanjatkan doa,meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi
tak ada hasilnya.

Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah
kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali orang lain dengan
mudahnya mendapatkan pekerjaan.

Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru
orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.

Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir
dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah
berganti pasangan.

Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus
meningkat.

Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan
pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas
badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa

demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti
kita berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua
kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit
kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua
kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.

Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang paling
baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah
mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita
tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan
"demam".... dan terus berdoa.

TANGAN-TANGAN KREATIV


TANGAN-TANGAN KREATIV

Setelah makan siang tadi aku bergegas kepojokan tangga darurat untuk merokok,sambil kumpul sama temen-teman Setelah beberapa waktu lamanya sekiatar jam 1 aku bergegas mau kembali ke meja kerja , namun aku mampir dulu kekamar mandi untuk mencuci tanganku, tanpa aku sengaja mataku melihat beberapa benda kecil yang bentuknya seperti binatang,lalu aku coba iseng-iseng mengambil benda itu. aku tertawa sendiri mengagumi apa yang telah di perbuat oleh tangan kreativ itu.

Benda yang semula tidak tepikir olehku bisa jadi bentuk yang unik, cuma sebuah kertas kuning dan silver yang menjadi alas bungkus rokok. di sulap menjadi patung-patung binatang domaba,enath tangan kreativ siapa yang telah membuat saya tertawa dan membiarkan waktuku sekiatar 15 menit mengamati benda itu.

Sakig penasaranku aku mencoba membuka lipatan demi lipatan untuk belajar meniru ,bagaimana cara merangkai sebuah kertas tipis bekas rook menjadi sebuah patung yang menerupai binatang itu, selama ini yang saya tahu bungkus tersebut jika di gunakan iseng biasanya hanya digunakan untuk membuat cincin/ atau lipatan lain, sungguh ini hal yang baru dan beda dalam penilaianku.

Masih dalam rsa penasaran untuk tahu siapa sang pembuat ide, saya tanyakan keteman lain ternyata, seorang kawan cleaning service gedung ini yang membuat.Kemudian aku tanyakan mas ii murni ide sampean sendiri apa karya oang lain juga. dengan agak malu dan merendah 'ah ini cuma iseng-iseng aja kok mas'tanpa mau memberitahau id dasar dia atau juga belajar dari orang lain.Sungguh perbuatan iseng yang bisa bikin aku tersenyum di balik Tirai meja kerja ku